7 Tipe Klasifikasi Digital Marketing, Variatif! – Strategi bisnis sudah semakin kompleks, terlebih dengan kehadiran dunia digital dan internet, membuat perencanaan bisnis sebuah perusahaan semakin progresif. Termasuk dalam sektor pemasaran, banyak perusahaan yang sudah melangkah untuk memberdayakan potensi digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Ekspansi pasar dalam dunia digital dinilai efektif dan efisien ketimbang metode marketing konvensional. Marketing yang dilaksanakan dalam lingkup digital diklaim sebagai metode yang cukup berdampak untuk saat ini, sebab digital marketing melakukan ekspansi kinerjanya melalui media sosial di ranah publik.
7 Tipe Klasifikasi Digital Marketing, Variatif!
Digital Marketing itu sendiri memiliki definisi yang jelas, yangmana penggunaan gawai atau sektor digital dalam mengembangkan efektivitas dan efisiensi pemasaran.
Tujuannya pun beragam, digital marketing bisa menjadi (1) menjangkau market secara lebih luas, (2) membentuk opini hingga loyalitas atas profil perusahaan/ brand, (3) merekatkan relasi antara perusahaan/ brand dengan pasar (konsumen).
1. Search Engine Marketing
Strategi pemasaran via Search Engine Marketing fokus terhadap optimasi website atau laman internet pada beberapa mesin pencarian, sebut saja Google. Seorang Digital Marketer yang bekerja untuk mengoptimasi website harus memahami bagaimana mengoptimalkan website-nya agar bisa menjadi pencarian teratas pada laman pencarian Google.
Baca Juga: TDX, PLATFORM PELATIHAN KOMUNIKASI TERBAIK!
2. Digital Advertising
Digital Advertising merupakan sebuah metode untuk menjalankan agenda periklanan dalam ranah dunia digital. Dalam Digital Advertising dapat menyangkut dua kategori mendasar, yakni brand advertising serta performance advertising.

3. Automation Costumer Service
Banyak perusahaan yang telah menggunakan Automation Customer Service. ACS ini berguna sebagai pelayanan yang diberikan kepada pelanggan dengan fleksibilitas tempat dan waktu. Artinya, ACS mampu memberikan pelayanan kepada konsumen kapanpun dan dimanapun. Produk dari ACS ini dapat berupa mesin pelayanan pintar, yang biasa kita kenal dengan chatbot.
4. Social Media Marketing
Media sosial menjadi ladang subur untuk memasarkan sebuah produk serta menjadi ajang persuasif untuk menyuarakan berbagai hal. Inilah potensi yang bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis. Perusahaan sudah banyak yang melakukan ekspansi pasar melalui media sosial, seperti Instagram, Tiktok, Twitter, Youtube dan lain sebagainya.
Baca Juga: KURSUS PUBLIC SPEAKING ONLINE, TERBATAS BULAN INI!
5. Content Marketing
Dalam Digital Marketing, brand dapat menyalurkan opini serta mengeluarkan konten persuasif dalam rangka meningkatkan interaktivitas dengan pasar. Konten bisa dimuat dalam berbagai platform, seperti media sosial dan laman website. Mereka membuat konten-konten informatif sebagai upaya meningkatkan brand awareness.
6. Email Marketing
Electronic Mail atau Email juga digunakan sebagai alat untuk meningkatkan engagement konsumen dengan brand. Email Marketing bermanfaat untuk mencapai prospek atau pembaca di seluruh dunia bagi tujuan promosi produk atau pelayanan.
Baca Juga: IKUTI TRAINING BERSAMA MOTIVATOR INDONESIA!
7. Affiliate/ Dropshopping
Apakah Anda familiar dengan istilah Affiliate atau Dropshopping? Kedua istilah ini merupakan sebuah upaya digital marketing dengan sistem kerja memberikan komisi tertentu bagi mitra yang berhasil menjual produk brand kepada konsumen.
Nah, itulah tipe klasifikasi digital marketing, yang dapat Anda pertimbangkan untuk diaplikasikan dalam strategi pemasaran perusahaan. Anda bisa berkonsultasi seputar kiat komunikasi dengan pelanggan bersama TDX Communication.
TOP Motivator Indonesia, Rifqi Hadziq!
Anda bisa mengundang top trainer berpengalaman untuk mengisi Pelatihan Komunikasi pada acara gathering perusahaan Anda. Forum ini efektif untuk meningkatkan softskill dan SDM para pegawai. Ingin konsultasi seputar program training & coaching by TDX? Hubungi admin di bawah ini, Salam Confidence!
WA: 0821 3432 3274
Email: tdxindonesia@gmail.com

