Teknik Framing Komunikasi, Harus Anda Pahami ! – Apakah yang dimaksud dengan teknik framing dalam komunikasi? Framing sendiri didefinisikan sebagai sebuah mekanisme yang digunakan untuk menonjolkan beberapa topik yang ingin disampaikan kepada orang lain, daripada topik lainnya dalam kenyataan yang sebenarnya.
Framing mempunyai tujuan untuk memudahkan lawan bicara untuk mengingat top topic dari apa yang kita sampaikan saat berkomunikasi. Menurut Foust (2017) teknik ini digunakan pada media massa yang dikonsumsi masyarakat dengan membaca sebuah berita. Akan tetapi, metode ini juga bisa digunakan sebagai alat untuk komunikasi persuasif.

Teknik Framing Komunikasi, Harus Anda Pahami !
Melatih kemampuan public speaking & communication skills kini bukan lagi hal yang sulit. Anda bisa mengikuti Pelatihan Komunikasi yang diselenggarakan rutin tiap bulannya di platform TDX Communication.
Bagaimana memaksimalkan skills berbicara dengan teknik framing ? Simak pemaparan mengenai Teknik Framing Komunikasi menurut Robert N. Entman (1993) berikut ini !
1. Define Problems
Define Problems adalah langkah pertama dalam teknik framing, yangmana memuat upaya dalam menyorot suatu isu sebagai suatu masalah. Dalam tahap utama ini (master frame) akan ada proses pemahaman oleh si komunikator atau pembicara terhadap suatu perkara. Jadi, Anda harus memahami terlebih dahulu apa yang harus Anda sampaikan kepada orang lain.
Baca Juga : Ikuti Kursus Public Speaking Surabaya No. 1 !
2. Diagnose Causes
Proses kedua adalah tahap analisis terhadap penyebab suatu masalah. Analisis ini dapat dirumuskan sebagai “siapa” dan “apa” suatu problem berasal. Misalnya Anda memberikan highlight mengenasi virus Covid-19 yang telah merenggut banyak korban, yangmana disebabkan karena kurangnya kesadaran untuk menjaga protokol kesehatan.

3. Make Moral Judgements
Pada tahap ini, topik yang telah dibingkai dan ditentukan penyebab keberadaannya, kemudian diberikan argumentasi yang membenarkan atau meruntuhkan kenyataan yang ada. Gagasan argumentatif tersebut selanjutnya harus menyesuaikan konteks dan situasi familiar yang terjadi, agar bisa diterima dengan baik oleh audiens.
Baca Juga : JOGCLEAN, Cleaning Service Jogja Panggilan !
4. Suggest Recommendation
Yaitu simpulan akhir berupa tawaran terhadap permasalahan yang sedang diangkat. Dalam tahap ini, Anda bisa memberikan rekomendasi atas permasalahan yang terjadi. Misalnya dalam kasus Covid-19, maka Anda bisa mendorong audiens untuk lebih taat kepada protokol kesehatan.
Itulah Teknik Framing yang dapat Anda aktualisasikan dalam komunikasi secara lebih impactful. Ingin belajar keterampilan public speaking dengan lebih mahir?
Segera join Pelatihan Komunikasi bersama top trainer berpengalaman. Anda akan diajarkan bagaimana berbicara pede, sistematis, powerful dan berdampak.
Tunggu apalagi? Yuk ikuti training bulanan TDX Communication bersama master coach TDX. Konsultasi dan registrasikan diri melalui admin di bawah ini. Salam Confidence !
WA : 0821 3432 3274
Email : tdxindonesia@gmail.com

